Jangan mengeluh


Judul postingan ini tidak bermaksud menggurui ataupun melarang anda untuk sekedar berkeluh kesah, sebab secara psikologis kita perlu curhat dan membagi beban hidup kepada sesama agar kejiwaan kita tetap stabil dan tidak terpuruk.

Yang dimaksudkan adalah, bila kita tidak sekedar berkeluh kesah dan "curhat" tapi menanggapi dengan negatif segala sesuatu berkenaan jalan cerita kehidupan kita, terutama bila sedikit saja tidak sesuai harapan dan keinginan.

Mengapa tidak baik bersikap demikian, sebab mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah bahkan menutup peluang kita untuk berfikir jernih dan bijaksana menemukan solusi terbaik. Terus terusan mengeluh akan membuat letih dan daya juang mengatasi setiap problem kehidupan menjadi lemah, tentu saja kita hidup bukan untuk menjadi mayat berjalan bukan. Terus terusan mengeluh akan memberi aura negatif kepada sekitar kita, tidak hanya merusak diri sendiri tapi juga dapat mempengaruhi orang lain.



Tidak ada seorang manusiapun bahkan mahluk di alam ini yang dengan sengaja menghendaki dirinya terlahir di dunia. Dunia ini diluar kuasa kita apalagi menuntut dunia menuruti segenap keinginan kita,mustahil.  Kitalah yang harus pandai-pandai bersikap dan merespon. Sikap seperti air mengalir, menyesuaikan diri dengan dunia ini salah satu sikap terbaik.

Jangan salah tangkap dengan maksud saya, menganggap kita tidak perlu berusaha dan nerimo saja dengan keadaan yang sulit. Akan tetapi berusaha sungguh-sungguh mengejar cita-cita dan harapan-harapan kehidupan kita dengan penuh kesadaran bahwa pada dasarnya hasil akhirnya bukan terletak di tangan kita. Dengan bersikap seperti itu, kita akan jauh lebih bersyukur, lebih positif serta kebiasaan mengeluh bisa hilang, minimal berkurang tanpa megurangi semangat kita berjuang menjalani tantangan hidup.

Fakta yang 100% pasti benar adalah, sampai maut menjemput maka masalah dan problem akan setia menghampiri kita. Nah, bila kita melengkapi diri dengan strategi yang salah, maka bisa dipastikan kita tidak akan bahagia menikmati hdup ini, sebab bahagia itu bukan dari luar tapi dari dalam diri sendiri.

Nasehat orangtua, sabar adalah senjata terbaik, selalu saya yakini dan sudah buktikan berklai-kali kebenarannya.

Sabar tidak membuat semua keinginan saya terkabul, tapi membuat saya tetap ingat untuk bahagia dan waras.