Membangun disiplin diri

Kita semua memiliki modal untuk sukses, modal itu bernama disiplin diri. Tanpa adanya disiplin diri , kita seringkali melenceng dari tujuan hidup dan tidak fokus dalam pencapaian target kita. 

disiplin-diri-waktu
Disiplin diri merupakan kemampuan diri untuk setia melakukan apa yang harus dilakukan, terlepas dari mood yang menyertai, suka atau tidak suka. 

Sebagai contoh, sebagai seorang pelajar yang esok hari akan ujian, betapapun melelahkan dan membosankannya hari ini, dengan semangat untuk berdisplin, ia akan tetap berusaha belajar dengan sungguh-sungguh dan mengulang-ulang catatan yang telah dibuat.  Betapun menggodanya acara TV kesayangan, bila sudah bertekad untuk belajar berarti anda sudah berusaha untuk mendisiplinkan diri sendiri.

Sebenarnya konsep disiplin itu mirip dengan menunda kesenangan. Dengan memutuskan menunda kesenangan sesaaat hari ini, anda akan mendapat kesenangan yang jauh lebih baik dan besar sebagai harga perjuangan menempuh kedisiplinan itu. Ketika tiba saatnya berhadapan dengan masalah sesungguhnya pun, anda juga akan jauh lebih tenang dan rileks sebab anda telah mempersiapkan diri sebelumnya.


Keuntungan apalagi yang bisa diperoleh dengan mendisiplinkan diri? diantaranya :
  • Tetap fokus pada tujuan semula
  • Menjadi lebih produktif, efektif dan efisien sekaligus.
  • Menjaga performa dan kinerja pada level tertinggi
  • Membangun mindset/pola pikir yang sehat dan kuat.
  • Lebih banyak hal yang bisa dicapai dalam hidup ini.
Jadi bagaimanakah caranya untuk mengembangkan kedipilinan diri itu , berikut beberapa tipsnya .

Kenali diri anda terlebih dahulu

Pertama kali untuk membangun disiplin diri , kita mesti mengenali di wilayah mana saja dalam kehidupan yang kita tidak mampu untuk berdisiplin, dimana yang kita ingin menjadi lebih disiplin dan dalam hal apa kita amat sulit untuk tetap disiplin.

Tuliskanlah ketiga hal tersebut lalu buat perencanaan untuk mengatasinya. Berfikirlah positif bahwa anda bisa mengatasinya. Catatan tersebut harus senantiasa dilihat terutama bila anda mengalami pelemahan tekad. Mengatasi ketiga  hal ini , akan memberi pengaruh perubahan yang sangat besar terhadap kemampuan anda mendisiplinkan diri selanjutnya.

Fokus pada tujuan jangka panjang

Senantiasalah fokus pada tujuan hidup jangka panjang. Selalu tanyakan pada diri sendiri  apakah tujuan terbesar kita dalam kehidupan ini. Dengan mengetahuinya akan membantu kita fokus mencapai tujuan tersebut dan membuat kita menyadari pengorbanan-pengorbanan yang harus kita lakukan di saat sekarang.

Sebagai contoh, mungkin anda akan merasa berat untuk pergi ke gym atau joging dengan rutin, akan  tetapi bila anda memutuskan melakukannya sekarang, keuntungan jangka panjang yang akan anda peroleh sangat berharga, yakni kualitas kesehatan dan kebugaran tubuh yang prima, yang dapat anda nikmati bahkan hingga masa tua.

Denga tidak melakukan penundaan dan berkata "aku akan memulainya besok", anda sudah maju selangkah lagi. Tidak ada hari terbaik selain hari ini untuk memulai kebiasaan baru yang baik yang bisa merubah hidup anda.  Menundanya sama saja tidak menghendaki perubahan dan semakin menyuburkan sifat negatif.

Mengatur Waktu

Alat bantu terbaik dalam membangun kedisiplinan diri adalah pengaturan waktu. Sebagai contoh bila anda berencana membuat buku namun sulit untuk memulainya, aturlah dan dedikasikan waktu yang meski tidak lama namun teratur setiap harinya. 30 menit sehari selama 7 hari sudah sangat mamadai. Tanpa anda sadari , selama sepekan anda sudah menulis buku selama 3,5 jam.

Kuncinya adalah mematuhi jadwal yang telah diatur sebelumya ini, dan tentu saja fleksibilitas dapat pula diterapkan, Misalnya bila anda sama sekali berhalangan dalam satu hari, maka dedikasikan lah 30 menit tambahan di hari berikutnya sebagai penebus hari tersebut. Atau bila 30 menit itu tidak bisa anda lakukan tepat waktu, usahakan tetap melakukannya di dalam satu hari itu.

Mulailah

Metode terbaik dalam mebangun kedisiplinan adalah "MEMULAI". Meskipun tindakan memulai seringkali merupakan bagian tersulit dari segala sesuatu, apalagi bila tidak ada momentum yang tepat menyertainya. Camkan saja motto ini "lakukan saja, jangan berfikir 2 kali". Sedikit memaksa diri untuk kebaikan adalah ibarat obat pahit yang harus ditelan agar bisa sembuh.

Sekali langkah pertama terayun, langkah berikutnya akan lebih mudah, apalagi bila di tengah perjalanan bertemu dengan momentum yang menguatkan, jalan anda akan lebih enteng.

Berilah penghargaan pada diri sendiri

Seperti disebutkan di atas, bahwa disiplin diri amat mirip dengan proses penundaan kesenangan. Anda menunda kesenangan kecil anda demi kesenangan besar yang menanti di ujung perjalanan. Namun anda tidak perlu terlalu lama menunggu  untuk mendapatkan penghargaan itu. 

Setiap langkah kemajuan yang anda capai, anda dapat menghadiahi diri anda sendiri dengan hadiah kecil yang menyenangkan Hal ini akan membantu segala sesuatunya tetap bejalan rileks dan menyegarkan hingga perjalanan lebih enteng terasa.

Akan ada saatnya anda naik tingkat dan interval anda menyenangkan diri sendiri semakin lama semakin berkurang.

Carilah Dukungan

Dukungan dari orang lain merupakan salah satu hal yang sangat membantu. Apalagi bila didukung orang-orang yang juga sudah/sedang membangun kedisiplinan dirinya, kemungkinan sukses lebih besar karena anda dikelilingi orang-orang beraura positif yang akan melipatgandakan semangat anda.

Lebih baik lagi bila orang terdekat di rumah juga ikut mengetahui dan mengerti projek pribadi anda ini, sehingga mereka akan mendukung perjuangan anda dan ikut merayakan setiap pencapaian-pencapaian yang anda peroleh.

Mari sama berlatih.