Membangun disiplin diri

Kita semua memiliki modal untuk sukses, modal itu bernama disiplin diri. Tanpa adanya disiplin diri , kita seringkali melenceng dari tujuan hidup dan tidak fokus dalam pencapaian target kita. 

disiplin-diri-waktu
Disiplin diri merupakan kemampuan diri untuk setia melakukan apa yang harus dilakukan, terlepas dari mood yang menyertai, suka atau tidak suka. 

Sebagai contoh, sebagai seorang pelajar yang esok hari akan ujian, betapapun melelahkan dan membosankannya hari ini, dengan semangat untuk berdisplin, ia akan tetap berusaha belajar dengan sungguh-sungguh dan mengulang-ulang catatan yang telah dibuat.  Betapun menggodanya acara TV kesayangan, bila sudah bertekad untuk belajar berarti anda sudah berusaha untuk mendisiplinkan diri sendiri.

Sebenarnya konsep disiplin itu mirip dengan menunda kesenangan. Dengan memutuskan menunda kesenangan sesaaat hari ini, anda akan mendapat kesenangan yang jauh lebih baik dan besar sebagai harga perjuangan menempuh kedisiplinan itu. Ketika tiba saatnya berhadapan dengan masalah sesungguhnya pun, anda juga akan jauh lebih tenang dan rileks sebab anda telah mempersiapkan diri sebelumnya.

Jangan mengeluh


Judul postingan ini tidak bermaksud menggurui ataupun melarang anda untuk sekedar berkeluh kesah, sebab secara psikologis kita perlu curhat dan membagi beban hidup kepada sesama agar kejiwaan kita tetap stabil dan tidak terpuruk.

Yang dimaksudkan adalah, bila kita tidak sekedar berkeluh kesah dan "curhat" tapi menanggapi dengan negatif segala sesuatu berkenaan jalan cerita kehidupan kita, terutama bila sedikit saja tidak sesuai harapan dan keinginan.

Mengapa tidak baik bersikap demikian, sebab mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah bahkan menutup peluang kita untuk berfikir jernih dan bijaksana menemukan solusi terbaik. Terus terusan mengeluh akan membuat letih dan daya juang mengatasi setiap problem kehidupan menjadi lemah, tentu saja kita hidup bukan untuk menjadi mayat berjalan bukan. Terus terusan mengeluh akan memberi aura negatif kepada sekitar kita, tidak hanya merusak diri sendiri tapi juga dapat mempengaruhi orang lain.